KesiswaanNews

Inspiratif, Murid MAN Tanjungbalai Ingatkan Bahaya FOMO di Tengah Transformasi Digital

Tanjungbalai (Humas). Sebuah aksi inspiratif yang menunjukkan kematangan berpikir dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Perwakilan murid MAN Tanjungbalai dari kelas XII-4 binaan Mahdina, S.Pd.I., sebagai walikelas tampil di hadapan rekan-rekan sejawatnya untuk menyampaikan orasi motivasi serta edukasi penting mengenai bahaya Fear of Missing Out (FOMO) di tengah pesatnya era modern dan transformasi digital saat ini, Kamis (23/7/2026).

Penyampaian motivasi antarsiswa (peer-motivation) ini dilaksanakan di lapangan utama madrasah sebagai bagian dari program penguatan karakter berkala. Dalam orasinya, murid yang bertindak sebagai pembicara muda tersebut membedah fenomena psikologis FOMO, yaitu rasa takut berlebihan akan tertinggal dari tren, aktivitas, atau gaya hidup orang lain yang kerap dipamerkan di media sosial, yang jika dibiarkan dapat merusak kesehatan mental, memicu kecemasan, serta membuang waktu produktif belajar.

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., bersama jajaran Wakil Kepala Madrasah (WKM) memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif siswa yang berani mengangkat topik yang sangat relevan dengan dinamika remaja saat ini. Pihak madrasah menilai, penguatan mental yang lahir dari sudut pandang sesama pelajar sangat efektif untuk menyadarkan generasi z agar tidak terjebak dalam ilusi kebahagiaan di dunia maya.

“Transformasi digital memberikan kita kemudahan akses informasi, namun media sosial sering kali menjebak kita dalam sindrom FOMO. Kita terlalu sibuk melihat kebahagiaan semu orang lain hingga lupa bersyukur atas potensi diri sendiri. Mari kita ubah FOMO (Fear of Missing Out) menjadi JOMO (Joy of Missing Out), yaitu rasa bahagia untuk fokus pada pengembangan diri, memperkuat ibadah, dan mengejar prestasi nyata di madrasah ini daripada sekadar mengejar validasi di media sosial,” ujar siswa perwakilan pembicara dalam motivasinya yang membakar semangat rekan-rekannya.

Mendengar bait demi bait motivasi yang disampaikan dengan penuh percaya diri dan retorika yang cerdas, ribuan murid MAN Tanjungbalai tampak menyimak dengan penuh antusiasme tinggi. Kegiatan edukasi mental ini ditutup dengan deklarasi bersama untuk bijak bersosial media, lebih fokus belajar, serta konsisten menjaga akhlakul karimah demi menyongsong masa depan yang gemilang. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *