KurikulumNews

Guru Al-Qur’an Hadits MAN Tanjungbalai Paparkan Proses Penciptaan Manusia Berbasis Teknologi

Tanjungbalai (Humas). Guna menghadirkan pengalaman belajar keagamaan yang transformatif dan kontekstual, guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai, Zainal Sinambela, S.Pd., menyampaikan materi ajar mengenai “Proses Penciptaan Manusia”. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang sarat akan nilai keimanan dan sains ini dikemas secara modern melalui pemanfaatan ekosistem pembelajaran digitalisasi di ruang kelas digital madrasah, Kamis (23/7/2026).

Dalam proses pemaparannya, guru Al-Qur’an Hadits mengorelasikan secara mendalam dalil naqli dari teks suci Al-Qur’an seperti kandungan Surah Al-Mu’minun ayat 12–14 dengan pembuktian ilmiah dunia medis empiris. Melalui visualisasi digitalisasi yang interaktif berupa tayangan video animasi tiga dimensi (3D) dan proyektor multimedia, siswa diajak menyaksikan fase demi fase perkembangan embriologi manusia di dalam rahim, mulai dari tahap nuthfah (setetes mani), ‘alaqah (sesuatu yang melekat), mudghah (segumpal daging), pembentukan ‘idham (tulang belulang), hingga pembungkusan tulang dengan lahm (daging).

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pendekatan integratif-kontekstual yang dipraktikkan oleh guru Al-Qur’an Hadits tersebut. Menurut beliau, sinkronisasi materi keagamaan dengan teknologi audio-visual interaktif di era digital sangat krusial untuk meningkatkan pemahaman kognitif siswa sekaligus memperkokoh keyakinan tauhid mereka terhadap kemahakuasaan Allah SWT.

“Kami sangat mendukung penuh model pembelajaran berbasis digitalisasi ini. Guru Al-Qur’an Hadits MAN Tanjungbalai hari ini sukses membuktikan bahwa materi tafsir ayat tidak lagi monoton di atas lembaran kitab teks, melainkan hidup dan visual melalui bantuan teknologi informasi. Ini adalah langkah konkret kita untuk mencetak generasi milenial islami yang cerdas secara sains intelektual, namun tetap memiliki akar keimanan yang kokoh di era transformasi digital,” ungkap Kepala MAN Tanjungbalai.

Para siswa terlihat sangat antusias, takjub, dan khidmat menyimak setiap bait penjelasan yang disuguhkan lewat layar digital kelas. Melalui pemaparan proses penciptaan manusia berbasis digitalisasi ini, diharapkan para peserta didik MAN Tanjungbalai dapat memetik hikmah spiritual mendalam untuk senantiasa bersyukur, menjauhi sifat sombong, dan konsisten menjaga akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *