Ramadan Tak Surutkan Semangat, Siswa MAN Tanjungbalai Intensifkan Pembinaan OMI Jelang Kompetisi
Tanjungbalai (Humas). Gema lantunan Al-Qur’an di bulan suci Ramadan 1447 H bersinergi dengan semangat intelektual di Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, sejumlah peserta didik yang tergabung dalam tim Olimpiade Matematika Internasional (OMI) dan sains pada mata Pelajaran Kimia tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan mengikuti pembinaan intensif pada Senin, 23 Februari 2026.
Di bawah bimbingan guru pendamping yang ahli di bidangnya, Rumia Ningsih, S.Pd., para siswa tampak fokus membedah soal-soal tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills). Pembimbing olimpiade madrasah menerapkan metode akselerasi rumus cepat yang relevan dengan perkembangan materi olimpiade di era digital, sehingga waktu pengerjaan menjadi lebih efisien tanpa menguras energi berlebih saat berpuasa.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi setinggi-langit atas kegigihan para siswanya. Beliau menegaskan bahwa Ramadan bukanlah penghalang untuk berprestasi, melainkan momentum untuk melatih kedisiplinan dan kesabaran dalam menuntut ilmu.
“Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak. Puasa justru menjadi ‘booster’ spiritual bagi mereka untuk lebih fokus. Kami di madrasah berkomitmen penuh mendukung fasilitas dan bimbingan agar mereka siap mengharumkan nama MAN Tanjungbalai di kancah nasional maupun internasional,” ujar Kepala MAN Tanjungbalai.
Program pembinaan ini merupakan bagian dari integrasi kurikulum Ramadan yang telah disusun dalam Rapat Koordinasi Pembelajaran Ramadan. Dengan perpaduan antara kecerdasan spiritual dan ketajaman intelektual, MAN Tanjungbalai optimis dapat melahirkan generasi juara yang tangguh di segala kondisi. (Muhammad Amri Pasaribu)
