Peserta PBLM MAN Tanjungbalai Berikan Edukasi Literasi Digital bagi Siswa MI
Tanjungbalai (Humas). Menandai berakhirnya masa pengabdian dalam Program Belajar Langsung Masyarakat (PBLM) tahun 2026, para peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai menggelar kegiatan perpisahan yang edukatif di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) lokasi pengabdian pada Jumat (13/2/2026) Tidak sekadar berpamitan, para “pengajar muda” ini memberikan pembekalan khusus mengenai adaptasi di era transformasi digital kepada siswa-siswi tingkat dasar.
Dalam sesi pembelajaran kreatif tersebut, peserta PBLM memperkenalkan pemanfaatan teknologi secara positif kepada siswa MI. Edukasi difokuskan pada penggunaan perangkat digital untuk mendukung belajar, mengenalkan platform edukasi daring yang aman, serta menanamkan etika dasar dalam bermedia sosial sejak dini. Hal ini sejalan dengan upaya MAN Tanjungbalai dalam membekali siswanya agar mampu menjadi agen perubahan atau peer educator yang berdaya saing di ruang siber.
“Kami ingin adik-adik di MI tidak hanya tahu cara menggunakan gawai, tetapi juga paham manfaatnya untuk mencari ilmu dan cara menghindari dampak negatifnya. Ini adalah bentuk kontribusi nyata kami sebelum menyelesaikan program PBLM,” ujar salah satu perwakilan siswa MAN Tanjungbalai di sela-sela kegiatan.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif siswanya. Beliau menegaskan bahwa kemampuan mentransfer pengetahuan digital dengan bahasa yang sederhana kepada jenjang pendidikan di bawahnya merupakan bukti keberhasilan pendidikan karakter dan literasi digital yang selama ini diterapkan di madrasah.
“Transformasi digital adalah keharusan. Melalui PBLM, siswa kita belajar menjadi solusi di tengah umat dengan mengedukasi generasi penerus agar bijak berteknologi. Ini selaras dengan visi Madrasah Mandiri Berprestasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkap Kepala MAN Tanjungbalai.
Acara perpisahan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan edukatif kepada pihak Madrasah Ibtidaiyah dan foto bersama. Kehadiran peserta PBLM diakui oleh guru-guru setempat telah memberikan warna baru dan motivasi bagi siswa MI untuk terus belajar, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia digital di masa depan. (Muhammad Amri Pasaribu)
