Meriahkan Hari Kartini, Siswa MAN Tanjungbalai Tampil Memukau dalam Pentas Musikalisasi dan Seni
Tanjungbalai (Humas). Semangat emansipasi dan perjuangan Raden Ajeng Kartini bergema di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2026, para peserta didik menggelar berbagai atraksi seni, mulai dari musikalisasi puisi hingga penampilan bakat, yang berlangsung meriah di halaman madrasah, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dari kelas X hingga XII ini menjadi ajang ekspresi kreativitas sekaligus refleksi atas jasa pahlawan nasional wanita tersebut. Suasana tampak berwarna dengan penampilan siswa yang membawakan musikalisasi puisi bertema “Habis Gelap Terbitlah Terang”, yang menceritakan kegigihan Kartini dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum perempuan.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum bagi siswa, khususnya siswi madrasah, untuk terus berprestasi. “Kartini masa kini adalah mereka yang mampu memanfaatkan teknologi dan transformasi digital untuk kebaikan, serta tetap menjaga karakter luhur sebagai identitas bangsa,” ujar Kepala MAN Tanjungbalai.
Selain musikalisasi puisi, acara juga dimeriahkan dengan peragaan busana adat daerah oleh para siswa, yang melambangkan kekayaan budaya nusantara yang dijunjung tinggi oleh Kartini. Kemeriahan ini semakin terasa saat perwakilan setiap kelas menampilkan vokal grup membawakan lagu-lagu nasional yang membangkitkan rasa nasionalisme.
Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Kesiswaan, Muhammad Taufiq S, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah rasa percaya diri dan menghargai sejarah. “Kami ingin siswa tidak hanya mengenal Kartini melalui buku sejarah, tetapi juga merasakan semangat perjuangannya melalui karya seni yang mereka tampilkan hari ini,” tuturnya.
Perayaan Hari Kartini di MAN Tanjungbalai ditutup dengan pengumuman penampilan terbaik dan sesi foto bersama seluruh civitas akademika. Melalui peringatan ini, diharapkan lahir “Kartini-Kartini Baru” dari madrasah yang mandiri, cerdas, dan mampu membawa perubahan positif bagi agama dan negara. (Muhammad Amri Pasaribu)
