Memukau Jemaah, Alif Alfaridzy Sukses Sampaikan Dakwah pada Safari Ramadan
Tanjungbalai (Humas). Salah satu duta dakwah Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai, Alif Alfaridzy, sukses mencuri perhatian masyarakat melalui tausiyah yang disampaikannya dalam rangkaian program Safari Ramadan 1447 H. Tampil di hadapan ratusan jemaah musholla silaturahim pada Rabu, 25 Februari 2026, Alif menunjukkan kematangan retorika dan kedalaman materi yang luar biasa bagi seorang pelajar.
Dalam dakwahnya, Alif mengangkat tema mengenai urgensi menjaga konsistensi ibadah di tengah arus transformasi digital. Dengan gaya penyampaian yang santun namun tegas, ia mengajak generasi muda dan jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan akhlak. Penampilannya yang tenang dan penguasaan panggung yang mumpuni membuktikan keberhasilan pembinaan intensif yang telah dilakukan pihak madrasah sebelumnya.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga atas pencapaian Alif Alfaridzy. Beliau menilai kesuksesan Alif adalah representasi dari kualitas pendidikan karakter di MAN Tanjungbalai. “Alif telah membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menjadi penceramah yang kompeten dan relevan dengan zaman. Ini adalah bukti nyata bahwa langkah kecil yang kita persiapkan telah membuahkan hasil membanggakan,” ungkap Kepala MAN Tanjungbalai.
Respon positif juga datang dari para jemaah masjid yang merasa terkesan dengan kefasihan dan adab yang ditunjukkan Alif selama kegiatan berlangsung. Kehadiran tim Safari Ramadan MAN Tanjungbalai tahun ini memang dirancang untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat di Kota Tanjungbalai, sekaligus mempererat silaturahmi antara institusi pendidikan agama dengan warga.
Kesuksesan Alif Alfaridzy ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik lainnya untuk terus mengasah bakat dakwah mereka. Dengan lahirnya sosok-sosok seperti Alif, MAN Tanjungbalai optimis dapat terus mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berwibawa dalam menyebarkan syiar Islam di tengah masyarakat. (Muhammad Amri Pasaribu)
