HumasNews

MAN Tanjungbalai Gelar Istighosah dan Zikir Bersama demi Kesuksesan Madrasah

Tanjungbalai (Humas). Suasana syahdu dan penuh kekhusyukan menyelimuti lapangan Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Seluruh civitas akademika berkumpul untuk menggelar Istighosah dan Lantunan Istighfar Bersama sebagai upaya spiritual memohon kedamaian, keberkahan, serta kesuksesan madrasah dalam mengukuhkan pendidikan agama di Kota Tanjungbalai, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa, guru, dan pegawai ini bertujuan untuk memperkuat batin serta mengetuk pintu langit agar segala agenda pendidikan di MAN Tanjungbalai diberikan kelancaran oleh Allah SWT. Gema istighfar dan selawat yang dikumandangkan bersama-sama menciptakan atmosfer religius yang mendalam, mempertegas identitas madrasah sebagai benteng moral di Kota Kerang.

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa ikhtiar batiniah melalui istighosah merupakan bagian tak terpisahkan dari perjuangan mencerdaskan anak bangsa. “Di tengah arus transformasi digital dan tantangan zaman yang kian kompleks, kita butuh sandaran spiritual yang kuat. Istighosah ini adalah bentuk penyerahan diri kita agar MAN Tanjungbalai terus istiqomah melahirkan generasi yang memiliki karakter luhur dan cerdas secara intelektual,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai doa bersama untuk kesuksesan para alumni yang sedang menanti proses perkuliahan serta bagi siswa kelas X dan XI yang akan menghadapi ujian kenaikan kelas. Doa-doa yang dipanjatkan juga ditujukan untuk kedamaian Kota Tanjungbalai agar senantiasa menjadi kota yang religius dan diberkahi.

Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Kesiswaan, Muhammad Taufiq S, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan zikir rutin ini sangat efektif untuk menenangkan jiwa peserta didik dan menanamkan nilai-nilai ketauhidan. “Kita ingin pendidikan agama di sini tidak hanya sekadar teori di kelas, tapi dirasakan melalui getaran zikir dan istighfar seperti hari ini,” tuturnya.

Istighosah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru agama madrasah, memohon agar MAN Tanjungbalai tetap menjadi lembaga pendidikan Islam terdepan yang mampu mencetak lulusan mandiri, berprestasi, dan bertaqwa. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *