Kepala MAN Tanjungbalai Sampaikan Jadikan Momen Kurban Ajang Bersyukur dan Berserah Diri Kepada Allah SWT
Tanjungbalai (Humas). Di sela-sela kesibukan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Iduladha 1447 H, Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., memberikan arahan spiritual yang menyentuh hati. Di hadapan seluruh tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan (staf tata usaha) yang bertugas sebagai panitia, ia mengajak semua pihak untuk memaknai ibadah kurban tahun ini dengan sudut pandang keimanan yang mendalam, Kamis (28/5/2026).
Kepala Madrasah menekankan bahwa esensi utama dari menyembelih hewan kurban bukan sekadar rutinitas tahunan atau kegiatan berbagi sosial semata. Lebih dari itu, momentum ini harus dijadikan sebagai refleksi atas segala nikmat yang telah diterima, sekaligus menjadi ruang untuk mempertebal rasa syukur kepada Allah SWT.
“Bapak, Ibu, dan seluruh keluarga besar MAN Tanjungbalai, mari kita jadikan momen penyembelihan hewan kurban ini sebagai ajang pembuktian rasa syukur yang nyata. Ini adalah momentum terbaik bagi kita untuk menyembelih ego pribadi dan menyerahkan diri sepenuhnya (tawakal) kepada Allah SWT. Dengan berserah diri secara total, insyaallah setiap langkah pengabdian kita di madrasah ini akan tetap berada dalam naungan, lindungan, dan rida Allah SWT,” ujar Kepala MAN Tanjungbalai dalam arahannya yang penuh khidmat.
Beliau juga menambahkan bahwa keikhlasan dalam berkorban yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS harus diimplementasikan oleh para guru dan staf dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dedikasi dalam mendidik siswa dan mengelola administrasi madrasah merupakan bentuk “kurban” waktu dan pikiran yang bernilai ibadah besar jika didasari rasa tulus.
Arahan dan bimbingan dari Kepala Madrasah ini seketika memberikan suntikan moral dan ketenangan spiritual bagi para guru dan pegawai di lapangan. Proses pemotongan dan pengemasan daging kurban pun berlanjut dengan penuh semangat kekeluargaan, kegotongroyongan, dan rasa syukur yang mendalam demi memberikan pelayanan terbaik bagi para penerima kurban. (Muhammad Amri Pasaribu)
