Inspirasi Pagi di MAN Tanjungbalai, Pembina Paparkan Konsep “The Four Fuel Type” untuk Bangkitkan Drive Belajar Siswa
Tanjungbalai (Humas). Pelaksanaan upacara bendera hari Senin di lapangan Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai berlangsung dengan suasana berbeda. Bertindak sebagai Pembina Upacara, salah seorang tenaga pendidik memberikan amanat yang menggugah semangat dengan memaparkan konsep psikologi motivasi modern, yakni “The Four Fuel Type” (Empat Tipe Bahan Bakar Motivasi), Senin (27/4/2026).
Dalam arahannya, pembina upacara menjelaskan bahwa setiap siswa memiliki sumber energi atau “bahan bakar” yang berbeda-beda untuk tetap konsisten dalam belajar dan mengejar cita-cita. Keempat tipe bahan bakar tersebut adalah Validation Fuel, Motivasi yang datang dari pengakuan dan pujian eksternal sebagai bentuk apresiasi atas usaha yang dilakukan. Fear Fuel, Dorongan bertindak karena adanya rasa takut akan ketertinggalan atau kegagalan, yang membuat seseorang tetap waspada dan bergerak cepat. Vision Fuel, Energi yang muncul dari gambaran masa depan yang jelas dan menjanjikan, sehingga siswa memiliki pegangan dalam setiap langkah pendidikannya. Meaning Fuel, Motivasi terdalam yang didasarkan pada kebermaknaan dari setiap tindakan yang dilakukan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami ingin para siswa mengenali apa yang menjadi bahan bakar utama dalam diri masing-masing. Dengan memahami cara kerja diri sendiri, tingkat keterlambatan dapat ditekan dan semangat belajar akan tetap stabil,” ujar pembina upacara di hadapan ratusan peserta didik. Pesan ini diharapkan dapat memperkuat karakter luhur siswa agar lebih mandiri dan berintegritas.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas inovasi penyampaian materi motivasi ini. Beliau menekankan bahwa penguasaan motivasi diri sangat penting di era transformasi digital, di mana distraksi sangat mudah ditemukan.
Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Kesiswaan, Muhammad Taufiq S, S.Pd., menambahkan bahwa pembinaan semacam ini akan terus dirutinkan guna membekali mentalitas siswa kelas X dan XI sebelum menghadapi kenaikan kelas, serta bagi kelas XII yang akan segera melangkah ke jenjang perguruan tinggi.
Upacara diakhiri dengan doa bersama, memohon agar seluruh warga madrasah senantiasa diberikan “bahan bakar” yang positif untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat Kota Tanjungbalai. (Muhammad Amri Pasaribu)
