Hadapi Tantangan Digital, Koordinator BK MAN Tanjungbalai Tekankan Disiplin dan Prestasi sebagai Identitas Pelajar Modern
Tanjungbalai (Humas). Koordinator Bimbingan Konseling (BK) MAN Tanjungbalai, Agustina, S.Pd., memberikan arahan strategis kepada seluruh peserta didik mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab di tengah arus transformasi digital. Dalam sesi pembinaan karakter yang berlangsung di halaman madrasah, beliau menegaskan bahwa teknologi harus menjadi alat pemacu prestasi, bukan penghambat produktivitas, arahan ini dilaksanakan dihalaman Madrasah, Kamis (12/2/2026).
Dalam arahannya, Agustina menyoroti bahwa tantangan terbesar siswa di era digital tahun 2026 adalah distraksi dari penggunaan gawai yang tidak terkontrol. Ia menekankan bahwa disiplin waktu terutama kehadiran pagi merupakan bentuk tanggung jawab paling mendasar seorang siswa terhadap masa depannya. “Disiplin di era digital bukan lagi sekadar menaati aturan fisik, tetapi juga disiplin dalam mengelola fokus dan waktu di ruang siber,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihak BK juga mendorong peningkatan prestasi melalui pemanfaatan sumber belajar digital yang positif. Siswa diajak untuk Mengoptimalkan Literasi Digital, Memanfaatkan platform edukasi untuk memperkaya wawasan di luar buku teks. Membangun Integritas, Tetap menjunjung tinggi kejujuran akademik meskipun kemudahan akses informasi tersedia luas melalui kecerdasan buatan (AI). Manajemen Kehadiran, Menghindari begadang demi menjaga kebugaran fisik dan ketepatan waktu hadir di madrasah.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap penguatan peran BK ini. Menurutnya, program seperti “BK Menyapa” terbukti efektif menekan angka keterlambatan dan membangun kesadaran diri siswa untuk terus mengukir prestasi, baik akademik maupun non-akademik, demi mewujudkan visi Madrasah Mandiri Berprestasi.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi motivasi singkat, di mana para siswa diingatkan kembali bahwa setiap prestasi yang hebat selalu berakar pada karakter tanggung jawab dan kedisiplinan yang kokoh sejak dini. (Muhammad Amri Pasaribu)
