Diwarnai Suasana Haru, Kepala MAN Tanjungbalai Berikan Pesan Menyentuh Saat Pembagian Rapor
Tanjungbalai (Humas). Suasana penuh haru dan khidmat mewarnai momen pembagian dan penerimaan rapor semester genap di Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., menyampaikan rilis evaluasi hasil belajar sekaligus memberikan pesan penting serta pembinaan mendalam yang menyentuh hati, mengajak seluruh peserta didik untuk melipatgandakan semangat belajar pada semester yang akan datang, Sabtu (20/6/2026).
Prosesi penyerahan laporan hasil belajar yang dihadiri oleh seluruh wali murid, guru kelas, dan siswa ini menjadi ajang refleksi massal atas perjuangan akademik selama satu tahun pelajaran. Suasana di dalam aula dan ruang kelas sempat hening dan diliputi rasa haru saat Kepala Madrasah menyampaikan untaian nasihat tentang pengorbanan orang tua serta pentingnya memanfaatkan waktu muda dengan mengejar rida Allah melalui jalur menuntut ilmu.
Kepala MAN Tanjungbalai menegaskan bahwa angka-angka yang tertera di lembar rapor merupakan cerminan dari konsistensi, kejujuran, dan kedisiplinan siswa selama belajar. Beliau mengingatkan bahwa lembaran rapor bukan akhir dari segalanya, melainkan sebuah anak tangga yang harus dilewati dengan penuh tanggung jawab untuk menuju masa depan yang lebih cerah.
“Anak-anakku sekalian, lihatlah wajah orang tua kalian yang hadir hari ini. Di dalam setiap rupiah yang mereka keluarkan dan setiap peluh yang jatuh, ada harapan besar agar kalian menjadi anak yang berakhlak mulia dan sukses. Bagi yang meraih peringkat terbaik, tetaplah membumi. Bagi yang belum maksimal, jangan menangis karena kecewa, tapi menangislah karena bertekad untuk berubah lebih giat, lebih disiplin, dan lebih fokus di semester depan,” ujar Kepala Madrasah dengan nada bergetar penuh ketulusan.
Pembinaan yang disampaikan secara menyentuh ini berhasil membangkitkan komitmen baru dan motivasi emosional di dalam diri para peserta didik untuk memperbaiki strategi belajar mereka. Agenda pembagian rapor digital madrasah (RDM) ini diakhiri dengan bersalaman massal antara siswa, orang tua, dan para guru sebagai simbol pelepasan memasuki masa libur panjang semester dengan semangat baru. (Muhammad Amri Pasaribu)
