KesiswaanNews

Inspiratif, Siswa MAN Tanjungbalai Berikan Nasihat Bijak Jaga Ibadah di Era Digitalisasi

Tanjungbalai (Humas). Sebuah aksi inspiratif yang menunjukkan kematangan karakter dan kepedulian sosial terjadi di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Perwakilan murid MAN Tanjungbalai tampil di hadapan rekan-rekan sejawatnya untuk menyampaikan penguatan moral serta nasihat mendalam mengenai pentingnya memperkuat ibadah sebagai benteng utama dalam menjaga kualitas kehidupan di tengah pesatnya era transformasi digital, Selasa (21/7/2026).

Penyampaian nasihat antarsiswa (peer-to-peer) ini dilaksanakan pasca-pelaksanaan salat berjamaah di mushala madrasah sebagai bagian dari program pembiasaan kultum (kuliah tujuh menit) mingguan. Dalam orasinya, murid yang bertindak sebagai mubalig muda tersebut membedah realitas tantangan generasi z, di mana ruang digital seperti media sosial, gim daring, dan kecerdasan buatan dapat menjadi bumerang yang melalaikan waktu dan merusak moral jika tidak diimbangi dengan kekuatan spiritual yang kokoh.

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., bersama jajaran Wakil Kepala Madrasah (WKM) memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan keberanian siswa dalam saling mengingatkan dalam kebaikan. Pihak madrasah menilai, pola pembinaan karakter yang lahir dari kesadaran murni sesama murid jauh lebih efektif dan menyentuh hati para remaja di era modern ini.

“Transformasi digital dan fasilitas kelas modern yang kita nikmati saat ini adalah alat yang luar biasa, namun tanpa fondasi ibadah yang kuat, kita bisa kehilangan arah dalam menjalani kehidupan. Mari kita jadikan shalat tepat waktu, zikir harian, dan tadarus Al-Qur’an sebagai jangkar spiritual kita. Jika ibadah kita kokoh, kita tidak akan mudah terombang-ambing oleh tren negatif di dunia maya, melainkan mampu mengendalikan teknologi tersebut untuk mendulang prestasi dan menyebarkan syiar Islam yang menyejukKan,” ujar Fariz Adha siswa kelas XII-2 pembicara dalam nasihat indoktrinasinya yang menyentuh hati.

Mendengar bait demi bait nasihat yang disampaikan dengan penuh ketulusan, ratusan murid yang hadir tampak menyimak dengan penuh kekhusyukan dan keheningan mendalam. Kegiatan penguatan spiritual antarpelajar ini ditutup dengan doa bersama, menumbuhkan komitmen baru bagi seluruh siswa MAN Tanjungbalai untuk bijak berteknologi dan istikamah dalam beribadah menyongsong tahun pelajaran baru. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *