HumasKurikulumNews

Pembina OMI MAN Tanjungbalai Padukan Analisis Kasus dan Transformasi Digital dalam Pembinaan Siswa

Tanjungbalai (Humas). Persiapan menghadapi ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 di Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai menunjukkan progres yang sangat signifikan. Melalui pendekatan pembinaan yang inovatif dan efektif, para peserta didik di bidang Ekonomi kini semakin menguasai materi kompleks dan penyelesaian soal-soal standar olimpiade, Jumat (10/4/2026).

Pembina OMI Bidang Ekonomi MAN Tanjungbalai, Nurul Asahani Hrp, S.Pd, M.Si., menerapkan metode pengajaran yang tidak hanya terpaku pada teori buku teks, tetapi juga mengaitkan persoalan ekonomi dengan fenomena nyata. Pendekatan ini membuat peserta didik lebih mudah memahami logika ekonomi dan analisis kurva yang sering menjadi kendala utama dalam kompetisi.

Salah satu daya tarik utama dalam pembinaan ini adalah pemberian “Trik Jitu” dalam menjawab soal. Pembina memberikan teknik eliminasi jawaban dan manajemen waktu yang efektif agar siswa dapat menyelesaikan soal-soal sulit dengan durasi yang terbatas. Menariknya, trik-trik ini juga dikaitkan dengan transformasi digital, di mana siswa diajarkan memanfaatkan aplikasi simulasi ekonomi dan platform latihan soal berbasis digital untuk mengasah ketajaman analisis mereka.

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap pola pembinaan ini. “Kami sangat mendukung model pembinaan yang adaptif terhadap teknologi. Di era digital ini, memahami ekonomi harus dibarengi dengan literasi digital agar siswa kita tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global,” ujar Kepala MAN Tanjungbalai.

Para peserta didik mengaku sangat terbantu dengan metode ini. Mereka merasa lebih percaya diri menghadapi soal-soal olimpiade yang biasanya dianggap menakutkan. “Trik yang diberikan sangat membantu kami memahami pola soal. Penggunaan aplikasi digital dalam latihan juga membuat belajar ekonomi jadi lebih seru dan tidak membosankan,” ungkap salah satu siswa peserta pembinaan.

Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Kesiswaan, Muhammad Taufiq S, S.Pd., menambahkan bahwa konsistensi pembinaan ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk mencetak generasi juara yang religius dan kompeten. Dengan persiapan yang matang dan penguasaan strategi yang tepat, MAN Tanjungbalai optimis dapat membawa pulang medali pada ajang OMI tingkat provinsi maupun nasional mendatang. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *