Edukasi Lingkungan di Era Digital, Guru Fisika MAN Tanjungbalai Bedah Dampak Energi Fosil Melalui Simulasi Modern
Tanjungbalai (Humas). Guru mata pelajaran Fisika Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai, Muhammad Hifni, M.Pd., menghadirkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan tantangan global. Dalam pertemuan terbaru, para siswa diajak mendalami materi mengenai Dampak Penggunaan Energi Fosil terhadap Lingkungan yang dikaitkan langsung dengan pemanfaatan teknologi di era transformasi digital, Senin (20/4/2026).
Pembelajaran ini tidak hanya memaparkan teori, tetapi juga memanfaatkan perangkat digital untuk memvisualisasikan dampak emisi karbon dan efek rumah kaca secara lebih nyata. Dengan bantuan media simulasi interaktif, siswa dapat melihat bagaimana ketergantungan pada batu bara dan minyak bumi memengaruhi perubahan iklim dunia.
Guru Fisika MAN Tanjungbalai menjelaskan bahwa di era transformasi digital, data mengenai kerusakan lingkungan dapat diakses dan dianalisis secara cepat. “Kita ingin siswa tidak hanya menghitung rumus energi, tetapi juga sadar akan tanggung jawab lingkungan. Melalui platform digital, mereka belajar membandingkan efisiensi energi fosil dengan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas inovasi pembelajaran ini. Beliau menekankan bahwa pemahaman mengenai isu lingkungan merupakan bagian dari pembentukan karakter luhur siswa madrasah agar menjadi generasi yang peduli pada kelestarian alam (hifzhul bi’ah).
“Penggunaan teknologi digital di kelas Fisika memudahkan siswa memahami fenomena kompleks seperti pemanasan global. Ini adalah wujud nyata komitmen kita dalam mendukung digitalisasi madrasah sekaligus mencetak lulusan yang cerdas dan kritis terhadap isu-isu dunia,” tutur Kepala MAN Tanjungbalai.
Kepala MAN Tanjungbalai juga menambahkan bahwa metode ini sangat efektif untuk merangsang kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills) siswa. Dengan data digital yang akurat, siswa didorong untuk mencari solusi inovatif terkait energi alternatif yang dapat diterapkan di masa depan.
Melalui integrasi materi fisika dan kecakapan digital ini, MAN Tanjungbalai terus berupaya menjadi lembaga pendidikan yang adaptif dalam membekali siswanya dengan ilmu pengetahuan yang mutakhir dan kesadaran ekologi yang tinggi. (Muhammad Amri Pasaribu)
