HumasNews

Pastikan Layanan Kesehatan Optimal, Kepala MAN Tanjungbalai dan KTU Tinjau Fasilitas UKS

Tanjungbalai (Humas). Komitmen Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya berfokus pada bidang akademik, melainkan juga pada aspek kesehatan dan keselamatan warga madrasah. Guna memastikan kesiapan penanganan medis pertama bagi siswa dan guru, Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., didampingi Kepala Tata Usaha (KTU) melakukan monitoring dan peninjauan langsung ke ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan monitoring berkala ini menyasar pada kelayakan sarana prasarana fisik, ketersediaan logistik obat-obatan esensial, alat pelindung diri, hingga kebersihan lingkungan di dalam ruang perawatan UKS.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Madrasah bersama KTU memeriksa dengan teliti setiap inventaris yang ada, mulai dari kebersihan tempat tidur pasien, fungsi alat ukur tekanan darah (tensi), timbangan badan, hingga masa kedaluwarsa obat-obatan di dalam lemari P3K. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa UKS selalu dalam kondisi siap siaga kapan pun dibutuhkan.

“Fasilitas UKS harus selalu dalam keadaan prima, bersih, dan higienis. Pelayanan kesehatan madrasah merupakan instrumen krusial untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat apabila ada siswa atau tenaga pendidik yang mengalami keluhan kesehatan saat aktivitas belajar mengajar berlangsung,” ujar Kepala MAN Tanjungbalai di sela-sela pengecekan.

Pihak tata usaha juga diinstruksikan oleh KTU untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap logistik obat-obatan yang mulai menipis agar bisa langsung dilakukan pengadaan baru guna menunjang kebutuhan medis operasional.

Selain sarana fisik, Kepala MAN Tanjungbalai juga menekankan pentingnya optimalisasi peran kader Penilai Kesehatan Remaja atau Palang Merah Remaja (PMR) yang bertugas di UKS. Melalui pemanfaatan teknologi digital, pencatatan rekam medis harian siswa yang berobat diharapkan dapat terintegrasi dengan baik.

“UKS ini bukan sekadar ruang istirahat bagi anak-anak yang sakit, melainkan pusat edukasi gaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Kita ingin jajaran TU, tim pembina UKS, dan anak-anak PMR bersinergi. Dengan fasilitas yang mumpuni ini, kita berharap MAN Tanjungbalai mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental,” pungkasnya.

Kegiatan monitoring ditutup dengan penyusunan catatan rekomendasi perbaikan minor dan penataan tata letak kasur perawatan agar ruang UKS terasa lebih luas, nyaman, dan ramah bagi pasien. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *