Guru Fisika MAN Tanjungbalai Hadirkan Simulasi PhET Colorado untuk Kupas Hukum Coulomb
Tanjungbalai (Humas). Guna menghadirkan pengalaman belajar sains yang interaktif dan modern, guru mata pelajaran Fisika Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai, Muhammad Hifni, M.Pd., menyampaikan materi ajar mengenai Hukum Coulomb dengan memanfaatkan teknologi simulasi laboratorium virtual (virtual lab) melalui platform PhET Colorado. Kegiatan belajar mengajar (KBM) yang adaptif ini dilaksanakan di ruang kelas madrasah, Rabu (22/7/2026).
Pemanfaatan media PhET Interactive Simulations ini dilakukan sebagai langkah nyata madrasah dalam mengakselerasi program transformasi digital di dalam ruang kelas. Melalui visualisasi komputerisasi tersebut, abstraknya konsep gaya elektrostatik antara dua muatan listrik dapat diilustrasikan secara konkret, di mana siswa dapat mengubah variabel besar muatan dan jarak secara aktual guna melihat pengaruhnya terhadap besar gaya Coulomb secara real-time.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan praktis yang diterapkan oleh guru Fisika tersebut. Menurut beliau, metode pengajaran sains berbasis laboratorium virtual ini sangat efektif dalam mendongkrak minat belajar, memicu daya pikir kritis (HOTS), serta mengatasi keterbatasan alat peraga laboratorium konvensional.
“Kami sangat mendukung inovasi pembelajaran digital ini. Guru Fisika MAN Tanjungbalai hari ini sukses membuktikan bahwa fisika tidak harus selalu menakutkan penuh rumus di atas kertas, tetapi bisa dieksplorasi secara menyenangkan lewat simulasi PhET Colorado. Ini adalah wujud nyata komitmen kita dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mencetak ilmuwan muda madrasah yang berwawasan global,” ungkap Kepala MAN Tanjungbalai.
Para siswa terlihat sangat antusias dan aktif mencoba mengutak-atik simulasi interaktif tersebut melalui gawai dan layar digital kelas. Melalui visualisasi virtual lab yang diterapkan ini, diharapkan para peserta didik MAN Tanjungbalai dapat memahami konsep kelistrikan secara lebih mendalam dan siap mendulang prestasi gemilang dalam kompetisi sains mendatang. (Muhammad Amri Pasaribu)
