EkstrakurikulerHumasKesiswaanNews

Edukasi Medis MATAMUDA, UKS MAN Tanjungbalai Latih Murid Baru Pertolongan Pertama Pasien Pingsan

Tanjungbalai (Humas). Guna membekali peserta didik baru dengan keterampilan tanggap darurat, Tim Medis Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN Tanjungbalai yang terdiri dari peserta didik MAN Tanjungbalai memberikan materi edukasi mengenai teknik penanganan dan pertolongan pertama bagi pasien pingsan (syncope). Kegiatan simulasi kesehatan yang berlangsung interaktif ini dilaksanakan dalam rangkaian Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di halaman utama madrasah, Selasa (14/7/2026).

Pemberian materi medis praktis ini sengaja dihadirkan sebagai langkah preventif agar para siswa kelas X memiliki kesiapan mental dan pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan cepat jika menemui rekan sejawat yang terkulai lemas atau pingsan, baik saat upacara bendera maupun kegiatan lapangan. Peserta diajarkan langkah-langkah baku, mulai dari memindahkan pasien ke tempat teduh, melonggarkan pakaian yang ketat, memosisikan kaki lebih tinggi dari jantung (posisi syok), hingga teknik pemberian stimulasi aroma menyengat dengan aman.

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif edukatif yang digandeng oleh kader kesehatan remaja UKS madrasah ini. Menurut beliau, keterampilan pertolongan pertama (first aid) merupakan kemampuan hidup (life skill) krusial yang wajib dimiliki setiap siswa agar tumbuh kepedulian sosial untuk saling menolong di lingkungan madrasah.

Suasana aula semakin semarak dan dipenuhi keseruan saat pembicara dari UKS melontarkan kuis interaktif seputar materi penanganan yang baru saja dipraktikkan. Sebagai bentuk apresiasi atas ketajaman berpikir siswa baru, panitia memberikan cinderamata eksklusif bagi para peserta didik yang mampu menjawab pertanyaan dan mendemonstrasikan ulang teknik pertolongan dengan tepat dan berani.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme para murid baru yang berebut menjawab kuis dari tim UKS. Pemberian cinderamata ini bukan sekadar hadiah, melainkan pemantik semangat agar anak-anak kami lebih peduli pada aspek kesehatan lingkungan. Melalui pembekalan matang ini, kami berharap para siswa baru kelas X siap menjadi kader-kader muda yang tanggap, tangkas, dan responsif dalam menghadapi situasi darurat medik di madrasah,” ungkap perwakilan pembina UKS MAN Tanjungbalai di akhir acara. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *