Kembali Hadir Pasca Libur Panjang, MBG Disambut Senyum Bahagia Siswa MAN Tanjungbalai
Tanjungbalai (Humas). Pancaran senyum ceria dan rona bahagia tidak dapat disembunyikan dari wajah-wajah ratusan peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai. Para siswa menyambut dengan penuh antusiasme tinggi kehadiran kembali program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai didistribusikan secara perdana di madrasah setelah mereka melewati masa libur panjang semester genap, Rabu (15/7/2026).
Pemberian paket pangan sehat bernutrisi ini bertepatan dengan bergulirnya minggu pertama aktivitas awal pembelajaran dan orientasi Tahun Pelajaran 2026/2027. Sejak pagi hari, para petugas MBG dengan ramah dan penuh semangat telah bersiap membagikan kotak makanan higienis yang dirancang khusus memenuhi standar gizi seimbang bagi remaja usia sekolah.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., memantau langsung jalannya distribusi makanan di selasar kelas dan menyampaikan rasa syukur atas kembali bergulirnya program jaminan kesehatan ini. Menurut beliau, pemenuhan nutrisi yang konsisten pasca-libur panjang sangat krusial untuk mengembalikan stamina fisik, meningkatkan fokus konsentrasi belajar, serta membakar motivasi siswa agar siap mendulang prestasi baru.
“Melihat senyum ceria dan bahagia anak-anak kita hari ini menjadi energi positif yang luar biasa bagi madrasah. Program Makan Bergizi Gratis ini kini telah hadir kembali di MAN Tanjungbalai untuk memastikan seluruh peserta didik memiliki ketahanan fisik yang prima dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru. Kami berkomitmen untuk terus mengawal kelancaran distribusi ini agar tepat sasaran dan higienis,” ungkap Kepala Madrasah di sela-sela pemantauan.
Para siswa mengaku sangat gembira dan bersyukur atas kepedulian madrasah yang konsisten menyediakan makanan sehat gratis ini. Kegiatan pembagian berlangsung dengan sangat tertib, aman, dan bersih, sekaligus menjadi momentum kebersamaan yang hangat bagi seluruh warga MAN Tanjungbalai di awal tahun pelajaran baru. (Muhammad Amri Pasaribu)
