MATAMUDA Hari Kedua, Murid Baru Dibekali Nilai Kemadrasahan dan Kedisiplinan Shalat
Tanjungbalai (Humas). Pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Hari Kedua di Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai berlangsung dengan penuh khidmat dan religius. Kepala Urusan Tata Usaha, Hasnan Siregar, A.Ma., selaku pemateri utama, memberikan pembekalan mendalam mengenai nilai-nilai kemadrasahan, pedoman hidup, serta penekanan khusus tentang pentingnya menjaga ibadah shalat tepat waktu bagi seluruh peserta didik baru di halaman utama madrasah, Rabu (15/7/2026).
Penyampaian materi kemadrasahan ini dirancang agar para siswa kelas X yang baru masuk dapat segera beradaptasi dengan kultur budaya madrasah yang khas dan berbasis islami. Selain mengenalkan aspek administrasi dan kelembagaan, KTU membedah esensi menjadi siswa madrasah yang harus memiliki keunggulan moral, etika berpakaian yang islami, serta pembiasaan karakter yang luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Hasnan Siregar memberikan dukungan penuh atas keterlibatan sektor ketatausahaan dalam membina mental peserta didik baru. Pihak madrasah menilai bahwa pemahaman tentang regulasi sekolah dan penguatan spiritual yang disampaikan oleh KTU menjadi bekal fundamental yang sangat kokoh bagi siswa sebelum mereka memulai aktivitas belajar mengajar secara efektif.
“Siswa madrasah harus memiliki identitas dan pedoman hidup yang jelas, yang membedakannya dengan sekolah umum. Di sini, kita tidak hanya mengejar nilai rapor, tetapi juga melatih kedisiplinan beribadah. Saya tekankan kepada anak-anak kami, kunci dari segala kesuksesan hidup dan kelancaran belajar di MAN Tanjungbalai ini dimulai dari komitmen kalian untuk selalu menjaga shalat tepat waktu secara berjamaah. Ketika kalian mengutamakan panggilan Allah, maka Allah akan memudahkan urusan duniawi dan akademik kalian,” ujar Kepala Tata Usaha dalam petuah bijaknya.
Para murid baru terlihat menyimak materi dengan penuh antusias, mencatat poin-poin pedoman hidup yang disampaikan, serta merenungkan nasihat spiritual tersebut. Sesi materi hari kedua MATAMUDA ini ditutup dengan simulasi pembiasaan shalat dzuhur berjamaah di mushala madrasah sebagai implementasi langsung dari materi yang baru saja diterima siswa. (Muhammad Amri Pasaribu)
