HumasNews

MAN Tanjungbalai Bersinergi dengan Kesbangpol Kembangkan Majelis Qosidah dan Marhaban

Tanjungbalai (Humas). Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai terus memperluas jejaring kolaborasi dalam upaya pelestarian seni budaya Islami di Kota Kerang. Kali ini, Staf Tata Usaha MAN Tanjungbalai turut berpartisipasi aktif menjalin kerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tanjungbalai untuk mengembangkan dan membina Majelis Qosidah dan Marhaban, Rabu (29/4/2026).

Kerja sama ini bertujuan untuk menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap seni suara Islami sekaligus memperkuat identitas religius Kota Tanjungbalai. Melalui kolaborasi ini, MAN Tanjungbalai akan menjadi salah satu pusat pembinaan bagi siswa yang memiliki bakat dalam seni Qosidah dan Marhaban, dengan dukungan fasilitasi dari Badan Kesbangpol Kota Tanjungbalai.

Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari penguatan karakter luhur siswa melalui jalur seni. “Qosidah dan Marhaban adalah warisan budaya yang sarat akan nilai dakwah. Sinergi bersama Kesbangpol akan membuka ruang lebih luas bagi anak didik kami untuk tampil dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Pihak Kesbangpol Tanjungbalai dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa pemberdayaan organisasi keagamaan dan komunitas seni budaya merupakan pondasi penting bagi solidaritas ormas dan kemajuan daerah. Pengembangan Majelis Qosidah ini diharapkan mampu menjadi benteng bagi remaja dari pengaruh negatif pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba di era transformasi digital.

Plt.Kepala Urusan Tata Usaha, Hasnan Siregar, A.Ma., menambahkan bahwa tim kesenian madrasah siap terlibat dalam berbagai festival atau kegiatan hari besar Islam yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota melalui Kesbangpol maupun DPD LASQI Tanjungbalai.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan Majelis Qosidah dan Marhaban di Tanjungbalai kembali bergairah, sekaligus mempertegas posisi MAN Tanjungbalai sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap pelestarian tradisi Islam yang selaras dengan visi “Tanjungbalai Emas”. (Muhammad Amri Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *