Persiapkan Duta Dakwah, MAN Tanjungbalai Gembleng Penceramah Muda Jelang Safari Ramadan
Tanjungbalai (Humas). Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai mulai melakukan persiapan intensif bagi peserta didik berbakat yang akan diterjunkan dalam program Safari Ramadan. Sejak awal sebelum Ramadan seleksi telah dilaksanakan, selanjutnya madrasah akan menggembleng para siswa pilihan untuk dilatih menjadi penceramah, imam, hingga protokol kegiatan, kegiatan ini dilaksanakan diruang guru madrasah, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan rutin tahunan ini bertujuan untuk melatih mentalitas dakwah siswa sekaligus mempererat silaturahmi antara madrasah dan masyarakat di Kota Tanjungbalai. Dalam proses pembinaannya, para siswa tidak hanya diajarkan teknik retorika dan penguasaan materi keagamaan, tetapi juga dibekali kemampuan menghadapi tantangan dakwah di era transformasi digital.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., dalam rapat koordinasi persiapan Ramadan menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan langkah strategis untuk mencetak “Duta Dakwah” yang berkualitas. “Kami ingin siswa MAN Tanjungbalai memiliki persiapan yang matang dan kepercayaan diri yang tinggi saat terjun langsung ke masjid-masjid nanti,” ujar Kepala MAN Tanjungbalai.
Beberapa poin utama dalam pembinaan ini meliputi Seleksi dan Pelatihan Intensif, Penjaringan siswa yang memiliki bakat di bidang pidato (syarhil) dan keagamaan untuk menjadi penceramah muda. Penguatan Materi, Pendalaman materi fiqih ibadah dan akhlakul karimah agar pesan yang disampaikan relevan dengan kebutuhan jemaah. Simulasi Lapangan, Melatih mental siswa dalam memandu rangkaian acara, mulai dari menjadi bilal, protokol, hingga penyampai kata sambutan sejarah madrasah.
Program Safari Ramadan ini diharapkan dapat membentuk pribadi siswa yang kuat secara spiritual dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi syiar Islam di Kota Tanjungbalai. Dengan pembinaan yang terukur, MAN Tanjungbalai optimis para delegasinya mampu memberikan inspirasi dan kesejukan bagi umat selama bulan suci Ramadan berlangsung. (Muhammad Amri Pasaribu)
