Implementasi Pendidikan Madrasah, Siswa MAN Tanjungbalai Jadi Khatib Jumat
Tanjungbalai (Humas). Sebagai wujud nyata implementasi pendidikan karakter dan kompetensi religius, peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai tampil sebagai khatib Jumat di berbagai masjid di Kota Tanjungbalai pada saat pelaksanaan PBLM, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian inti dari Program Belajar Langsung Masyarakat (PBLM) tahun 2026 yang bertujuan melatih kemandirian dan kontribusi sosial siswa di tengah umat.
Sebelum diterjunkan langsung ke mimbar-mimbar masjid, para siswa telah melewati proses bimbingan intensif di madrasah. Latihan tersebut mencakup penguasaan rukun khutbah, teknik retorika, hingga pemilihan materi yang relevan dengan problematika masyarakat modern, termasuk isu-isu remaja di era digital. Salah satu praktik nyata yang telah dilaksanakan adalah di Masjid An-Nur pada Selasa (3/2/2026), di mana siswa menunjukkan kepercayaan diri tinggi dalam menyampaikan syiar Islam.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa program PBLM adalah wadah bagi siswa untuk menjadi duta madrasah. “Penampilan mereka sebagai khatib adalah bukti nyata dari hasil pendidikan karakter berkelanjutan. Kami ingin memastikan lulusan madrasah tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu menjadi solusi dan penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan mereka,” ujarnya saat pelepasan peserta PBLM.
Dukungan penuh juga datang dari Kemenag Kota Tanjungbalai. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengasah kepekaan sosial dengan berinteraksi langsung dengan warga melalui berbagai kegiatan, mulai dari menjadi imam salat, mengisi khutbah, hingga membina literasi di Taman Kanak-Kanak setempat.
Implementasi PBLM ini menjadi laboratorium sosial bagi siswa untuk belajar beradaptasi dan menjaga adab di tengah masyarakat. Keberhasilan siswa menduduki mimbar Jumat mendapatkan apresiasi positif dari para jemaah, yang menilai program ini efektif dalam mencetak kader ulama muda yang siap pakai di masa depan. (Muhammad Amri Pasaribu)
