WKM Kesiswaan MAN Tanjungbalai Ajak Siswa Perkuat Ibadah dan Bijak Digital
Tanjungbalai (Humas). Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Kesiswaan, Muhammad Taufiq S, S.Pd., memberikan pembinaan intensif kepada seluruh peserta didik guna menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Dalam arahannya, penekanan utama diberikan pada upaya meningkatkan semangat ibadah sekaligus menjaga diri agar tidak lalai di tengah arus transformasi digital yang semakin massif, Jumat (13/2/2026).
Pembinaan yang dilaksanakan di halaman madrasah ini bertujuan untuk membekali siswa secara mental dan spiritual. WKM Kesiswaan mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum emas untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga sangat disayangkan jika waktu produktif terbuang hanya untuk aktivitas digital yang tidak bermanfaat.
“Digitalisasi adalah alat yang harus kita kendalikan, bukan yang mengendalikan kita. Di era serba digital ini, jangan sampai waktu sahur, tadarus, dan istirahat kita terganggu oleh gadget hingga membuat kita lalai dari kewajiban ibadah dan belajar,” tegas WKM Kesiswaan dalam penyampaiannya.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam edukasi tersebut meliputi Optimalisasi Gadget untuk Kebaikan, Mengajak siswa menggunakan ponsel untuk mengakses konten dakwah, aplikasi Al-Qur’an digital, dan pengingat waktu ibadah. Manajemen Waktu, Mengatur jadwal antara penggunaan media sosial dengan durasi ibadah sunah dan tadarus selama di lingkungan madrasah maupun di rumah. Etika Digital di Bulan Suci, Menghimbau siswa untuk menjauhi perilaku ghibah digital, penyebaran hoaks, serta konten negatif yang dapat mengurangi pahala puasa.
Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd., mendukung penuh pembinaan ini sebagai bagian dari penguatan karakter siswa di era digital. Melalui edukasi ini, diharapkan peserta didik MAN Tanjungbalai mampu tampil sebagai generasi yang “Tech-Savvy” namun tetap religius dan disiplin dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.
Kegiatan pembinaan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh siswa untuk menjaga ketertiban madrasah dan meningkatkan prestasi akademik meskipun dalam kondisi berpuasa. (Muhammad Amri Pasaribu)
