Sentuh Hati Sesama Pelajar, Siswa MAN Tanjungbalai Sampaikan Motivasi untuk Terus Mendekatkan Diri Kepada Allah
Tanjungbalai (Humas). Ada pemandangan yang menyejukkan sekaligus inspiratif di lingkungan MAN Tanjungbalai. Berbeda dari biasanya, kegiatan rutin madrasah kali ini diisi dengan penyampaian motivasi spiritual yang disampaikan langsung oleh salah seorang perwakilan siswa di hadapan seluruh peserta didik, jajaran guru, dan tenaga kependidikan, Selasa (19/5/2025).
Membawakan tema sentral “Teruslah Berusaha Mendekatkan Diri Kepada Allah”, siswa tersebut dengan penuh percaya diri namun tetap santun membagikan pesan kebaikan. Dalam orasinya, ia mengingatkan rekan-rekan sejawatnya bahwa di tengah padatnya aktivitas akademis dan derasnya ujian pergaulan remaja saat ini, benteng pertahanan terbaik adalah hubungan yang erat dengan Sang Pencipta.
“Teman-teman sekalian, prestasi akademik setinggi apa pun tidak akan membawa keberkahan tanpa adanya rida Allah. Oleh karena itu, jangan pernah lelah untuk terus melangkah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jaga shalat kita, hidupkan Al-Qur’an, dan hiasi hari-hari di madrasah ini dengan akhlakul karimah,” ujar siswa tersebut memotivasi rekan-rekannya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa proses mendekatkan diri kepada Allah adalah sebuah perjalanan spiritual yang membutuhkan ketekunan. Setiap usaha kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menjaga wudhu hingga berkata jujur, akan menjadi pembuka jalan kemudahan dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh para guru.
Kegiatan penyampaian motivasi antar-siswa (peer-motivation) ini mendapat apresiasi yang sangat positif dari Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd. Metode ini dinilai sangat efektif karena pesan-pesan religius dan karakter mulia disampaikan dengan bahasa yang lebih persuasif dan mudah diterima oleh psikologi remaja seusia mereka.
Melalui momentum ini, MAN Tanjungbalai berharap atmosfer religius di lingkungan madrasah semakin kuat, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan bermental baja dalam menghadapi tantangan zaman. (Muhammad Amri Pasaribu)
