Haru dan Bangga Mewarnai Penyematan Tanda Peserta di MAN Tanjungbalai, “Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Perjuangan”
Tanjungbalai (Humas). Suasana khidmat sekaligus emosional menyelimuti lapangan utama Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai saat digelarnya prosesi penyematan tanda peserta bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini menandai dimulainya fase akhir perjuangan mereka di madrasah, sekaligus menjadi simbol pelepasan secara bertahap menuju gerbang pendidikan tinggi, Selasa (14/4/2026).
Penyematan tanda peserta dilakukan langsung oleh Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Akademik, Muhammad Hifni, M.Pd., dan Plt.Kepala Urusan Tata Usaha, Hasnan Siregar, A.Ma., kepada perwakilan siswa. Momen ini menjadi puncak refleksi bagi para siswa yang telah menimba ilmu selama tiga tahun di madrasah tersebut. Isak tangis haru bercampur senyum bahagia tampak di wajah para peserta didik, mengingat banyaknya kenangan yang terukir di tempat mereka menempa diri.
Dalam amanatnya, Muhammad Hifni menyampaikan pesan menyentuh bahwa penyematan ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan mereka. “Tanda peserta ini adalah simbol tanggung jawab. Ingatlah, ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar di luar sana. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang didapat di sini, teruslah melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” tegas beliau dengan nada penuh haru.
Beliau juga mengingatkan para siswa untuk tetap menjaga karakter luhur dan nilai-nilai religius yang telah menjadi fondasi selama di madrasah. Meskipun kelak mereka akan bergelut dengan dunia luar yang penuh tantangan dan transformasi digital, identitas sebagai lulusan madrasah harus tetap dijaga.
Wakil Kepala MAN Tanjungbalai bidang Kesiswaan, Muhammad Taufiq S, S.Pd., menambahkan bahwa momen ini sengaja dibuat untuk memberikan kesan mendalam bagi siswa. “Kami ingin mereka meninggalkan madrasah dengan kebanggaan. Sedih karena harus berpisah, namun senang karena melihat mereka siap menjemput masa depan,” tuturnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan tradisi bersalam-salaman antara guru dan siswa, yang semakin menambah suasana haru di lingkungan madrasah. Dengan penyematan ini, seluruh siswa kelas XII MAN Tanjungbalai resmi bersiap menghadapi tantangan terakhir sebelum menyandang status sebagai alumni. (Muhammad Amri Pasaribu)
