Kakankemenag Pantau Pelaksanaan UMBA di MAN Tanjungbalai

Tanjungbalai (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai, H. Al Ahyu, MA didampingi Kasi Pendidikan Madrasah berkunjung ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungbalai dalam rangka memantau pelaskanaan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022, Senin (14/3).

Kakankemenag Tanjungbalai mengapresiasi penyelenggaraan Ujian Madrasah Berbasis Android, yang mampu memanfaatkan teknologi dengan baik yang mana hasilnya adalah Ujian Madrasah berbasis komputer/android ini tentunya menjadi contoh bagi Madrasah yang lain untuk bisa mengikuti cara yang diterapkan oleh MAN Tanjungbalai, karena ujian seperti ini lebih efektif dan efisien.

Saat melakukan monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Ujian Madrasah, Al Ahyu juga memberikan motivasi langsung kepada Siswa kelas 12 yang sedang melaksanakan Ujian. Ia berpesan, “Ujian Madrasah ini adalah salah satu gerbang terakhir yang harus kalian lewati. Ingat, pemerintah telah meniadakan UNBK dan UAMBNBK, maka dari itu bersungguh-sungguhlah menghadapi ujian saat ini, karena ini adalah salah satu penentu kelulusan”

Lebih lanjut Ia berharap semoga pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN Tanjungbalai berjalan dengan tertib, semua terkoordinir dengan baik, siswa maupun pengawas yang terlibat juga telah menerapkan protokol kesehatan selama ujian berlangsung.

Sementara itu Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hasibuan, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah diikuti 234 peserta yang terbagi menjadi 13 ruang Kelas dan setiap ruang maksimal 20 peserta yang diawasi oleh 1 orang guru pengawas. Seluruh kegiatan pelaksanaan ujian madrasah mengacu pada POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022.

Khoirul Amri menambahkan pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN Tanjungbalai menerapkan moda berbasis Android, dimana setiap peserta ujian membawa perangkat android tanpa menggunakan paket internet karena ujian bersifat lokal atau offline. Selanjutnya ujian berbasis android ini, baik ujian semester maupun ujian madrasah sudah diterapkan di MAN Tanjungbalai dari tahun 2020, dengan artian tidak ada lagi ujian berbasis kertas pensil.

Ia berharap semoga pelaksanaan ujian yang diselenggarakan selama 1 minggu ini, dapat berjalan lancar serta tidak mengalami kendala apapun. (Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *