MAN Tanjungbalai Laksanakan Ujian Semester Ganjil Berbasis Android

Tanjungbalai (Humas). Sebanyak 762 siswa-siswi MAN Tanjungbalai mengikuti ujian berbasis android moda offline untuk kali pertama pada Senin (29/11/2021). Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Hasrul, S.Pd saat melaporkan pelaksanaan ujian semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.

Hasrul, S.Pd mengatakan pelaksanaan ujian ini akan dilaksanakan  tanggal 29 November sampai 10 Desember 2021. Ujian semester tahun ini menjadi ujian semester perdana bagi siswa dan siswi menggunakan android. Ujian berbasis android ini sangat tepat dilaksanakan, selain untuk menghindari kecurangan pada saat ujian, pelaksanaan ujian android juga dapat memudahkan siswa dalam menjawab soal. Siswa hanya menekan salah satu jawaban yang dianggap benar.

Ia juga menyampaikan siswa yang mengikuti ujian cukup mengkoneksikan android masing-masing ke WIFI yang telah disediakan Madrasah, Kemudian siswa memasukan username dan password yang telah diberikan masing-masing siswa untuk mendapatkan soal ujian. “Ujian akan berlangsung sdengan waktu ujian satu pelajaran 45 menit,” Ujarnya.

Ujian android juga dapat memudahkan guru, sehingga tidak perlu memeriksa jawaban siswa jawaban langsung keluar nilainya  secara otomatis dan mengurangi kemungkinan  adanya keterlibatan guru atau pihak lain yang mencoba mengubah nilai murni siswa.

Menurut Kepala MAN Tanjungbalai, Khoirul Amri Hsb, S.Pd, M.Pd menambahkan pelaksanaan ujian semester ganjil yang masih dalam keadaan ataupun situasi pandemi covid-19, kami selalu mengindahkan himbauan pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu sistem dan mekanisme ujian dilaksanakan dalam bentuk Shift dengan jumlah siswa maksimal 20 siswa. ujarnya

Ia juga menambahkan di era teknologi yang semakin canggih ini diharapkan dapat memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya. Sehubungan dengan hal tersebut, MAN Tanjungbalai berupaya merealisasikan dengan cara menetapkan beberapa kebijakan  guna memanfaatkan tekhnologi yang ada. Salah satunya yaitu dengan melaksanakan ujian semester berbasis android.

“Perombakan media ujian diharapkan akan membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan juga dapat menciptakan karakter siswa yang cerdas dan jujur serta dapat mengurangi kecurangan saat ujian berlangsung”(Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *