Tanjungbalai (Inmas). Madrasah Aliyah Negeri Tanjungbalai selama ini melakukan Proses Belajar Mengajar (PBM) melalui tatap muka sebagaimana sekolah atau madrasah yang lain, namun semenjak munculnya wabah Corona virus Corona atau COVID-19, sehingga PBM dilaksanakan secara daring atau belajar dari rumah masing-masing baik pendidik maupun peserta didik.

Hasrul sebagai WKM Kurikulum mengatakan di MAN Tanjungbalai proses belajar mengajar masih bisa dilakukan jarak jauh tanpa bertatap muka menggunakan sejumlah platform digital. Salah satunya adalah Google Clasroom yang banyak digunakan oleh tenaga pengajar di seluruh dunia untuk menyampaikan materi belajar hingga menyelenggarakan ujian secara daring.

Lebih lanjut Ia menjelaskan tenaga pengajar sebelumnya sudah diberikan bimbingan mengenai google classroom oleh operator madrasah sehingga tenaga pengajar mampu mengelola semua dokumen yang dibutuhkan murid dalam pembelajaran dan dapat berkomunikasi antara tenaga pengajar dengan murid atau antarmurid lebih efektif. Pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman, dan memulai diskusi kelas secara langsung.

Selanjutnya Ia menyampaikan selain proses belajar mengajar, kegiataan apel atau kegiataan keagamaan tidak berhenti begitu saja, tetap dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting setiap paginya.

Sementara itu, Kepala MAN Tanjungbalai menyampaikan PBM secara daring memang bukan merupakan hal yang mudah, karena disana dibutuhkan adanya penyesuaian dan kesiapan yang cukup berbeda dibandingkan dengan PBM memalui tatap muka. Selama pandemi Covid-19 PBM di MAN Tanjungbalai dilaksanakan dengan berpedoman pada Panduan Kurikulum Darurat yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI dan Kementerian Pendidikan. Hal ini agar kegiatan belajar mengajar tidak menyalahi ketentuan dan aturan yang seharusnya.

“Walaupun pandemi covid-19, hak peserta didik untuk mendapatkan pembelajaran dan kewajiban para pendidik tetap harus dilaksanakan sekalipun harus dengan cara daring melalui Google Classroom ataupun media yang lain yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan para pihak,” ujar Kepala Madrasah yang selalu optimis dalam melangkah. (Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *